WISATA LITERASI
IDE MENULIS UNTUK GURU
Resume : 1
Gelombang : 25
Hari : Rabu
Tanggal : 18 Mei 2022
Narasumber : Wijaya Kusumah, M.Pd
Moderator : Dail Ma’ruf
Malam ini adalah malam pertama bagi
gelombang 25 dan 26 grup Belajar Menulis (BM)
PGRI yang langsung di prakarsai dan diasuh oleh Bapak Wijaya Kusuma, M.Pd yang lebih
dikenal dengan sapaan “Om Jay” dan istimewanya di pertemuan pertama ini, kami
anak asuhannya langsung akan mendapatkan semangat motivasi, inspirasi dan
pencerahan tentang menulis langsung dari beliau.
Namun bagi penulis pribadi moment ini
bukanlah perdana Penulis mengawali langkah di grup yang luar biasa ini. Grup
yang selalu memulai kegiatannya dengan dua gelombang langsung saking antusiasnya para
guru, dosen, ibu rumah tangga serta bapak ibu yang berprofesi lain pun ikut bergabung. Dan Penulis pun
dengan informasi dari sahabat Penulis yang punya komitmen sama sebagai penggiat
literasi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kepulauan
Riau,”Mangatur Panjaitan,” yang juga berprofesi sebagai seorang guru olahraga,
penulis dan blogger, membuat Penulis masih ada di gelombang 25 ini, yang
sebenarnya Penulis telah bergabung di kelas belajar menulis ini sejak tahun
lalu tepatnya di “Opening Ceremony” gelombang 21 dan 22 yang diselenggarakan
pada tanggal 1 Oktober 2021. Dan yang tak kalah hebatnya Penulis ikut serta
memeriahkan kegiatan “Closing Ceremonynya” di akhir tahun.
Namun Penulis belum bisa menjadi murid
yang sudah menuntaskan pembelajarannya karena sampai malam ini Penulis belum
lulus dan buku solo masih dalam impian. Oleh karena itulah Penulis tetap konsisten mengikuti kelas yang hebat ini
sehingga di awal tahun 2022 pun Penulis kembali menampakkan wajah di gelombang 23 dan 24 yang dibuka pada tanggal 15 Januari.
Jadi Penulis boleh diberi penghargaan
sebagai murid tersenior di grup ini tapi apapun itu sepertinya kalimat sakti
yang Penulis tanamkan di relung hati dan
sering Penulis kumandangkan ke anak belahan jiwa dan anak didik di sekolah bisa
kembali menjadi penguatan diri dan inspirasi.
“ Kesuksesan itu
bukanlah suatu kebetulan tapi hasil kerjakeras.
Seseorang sukses bukan karena tak pernah gagal
Tapi
….Dia tak pernah berhenti.”
Man
Jadda Wa Jada.
Tema yang menjadi pokok pembahasan malam ini akan
disampaikan Om Jay, yang profil dirinya dapat kita akses di link https://wijayalabs.com/about adalah “ Ide Menulis bagi Guru”
khususnya dan bagi siapa saja yang berkeinginan menjadi seorang penulis.
Materi dimulai dengan pemaparan dari Om
Jay tentang hal apa yang membuat seseorang sulit untuk menulis dan alasannya
sederhana sekali yaitu memulainya. Setiap orang akan merasa kesulitan dan susah
untuk menulis karena tidak berani dan
termotivasi untuk memulai. Kita masih sering memikirkan apa yang akan
kita tulis, idenya darimana kita ambil. Inilah yang akan membuat seseorang
akhirnya malas bahkan tak jadi menulis.
Om Jay memulai ide menulisnya dengan
memanfaatkan sarana “Blog” sehingga setiap hari tulisan-tulisannya mengalir di
blognya yang kita bisa telusuri di link https:/wijayalabs.blogspot.com dan https://wijayalabs.wordpress.com. Ide menulis berdasarkan pengalaman Om Jay bisa kita
ambil dari kisah nyata yang kita alami sehari-hari serta bisa juga kita dapat
dari kisah fantasi.
Dari menulis di
blog yang gratisan sekarang Om Jay terkenal dengan penulis di Kompasiana yang
hasil tulisannya dapat kita lihat di link https://www.kompasiana.com/wijayalabs.
Melalui ide-ide
cemerlangnya di Kompasiana inilah yang
menghasilkan rezeki berupa uang untuk Om Jay, yang akhirnya semua coretan tinta
dan khayalannya yang membuat Om Jay memperoleh Gopay setiap bulannya sehingga
akhinya menulis adalah hobi yang mendapat bayaran.
Menulis di Blog menurut Om Jay adalah
sesuatu yang luar biasa karena kita bisa memasukkan photo, video, slide
presentasi dengan kapasitas file unlimited sehingga Blog bisa menjadi alat
rekam yang ajaib. Keajaiban akan muncul dan dapat kita rasakan kalau kita sudah
memiliki Blog yang kita jadikan buku digital untuk kita berlatih dan menemukan
ide-ide baru yang luar biasa dalam menulis. Kita menjadi penulis di blog tanpa
ada editor dan admin yang akan membuat kita ragu untuk menulis. Kitalah Penulis
dan Admin untuk tulisan kita sendiri sehingga seburuk apapun tulisan kita pasti
akan dietujui admin maka cobalah menulis dan belajarlah menulis…menulis… dan
menulis.
Untuk alasan inilah makanya semua
peserta di grup belajar menulis Om Jay ini diwajibkan memiliki sebuah Blog yang nantinya akan dimulai dengan
belajar membuat resume sederhana tentang materi yang disampaikan 3x seminggu
yaitu setiap hari Senin, Rabu dan Jumat. Inilah tantangan yang Penulis rasakan
dan lalui dalam 2 gelombang sebelumnya, yang membuat Penulis berat memposting
di blog sendiri hasil resume, masih ada rasa yang tidak percaya diri dan ragu.
Dan hasil tulisan kita di blog harus 20 resume dan pertemuan yang akan kita
ikuti ada 30 pertemuan. Walaupun kelulusan kita tidak hanya ditentukan dengan
membuat buku hasil resume kita tapi buku
solo kita boleh dengan tema apapun dengan syarat hasil karya kita yang terbaru.
Semoga di gelombang 25 ini Penulis mempunyai
kesempatan waktu yang harus betul-betul diluangkan untuk bisa menyelesaikan
tantangan demi tantangan setiap pertemuannya, yang pada akhirnya bisa
menerbitkan buku solo.
Pertemuan pertama ini Om Jay juga
memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk mencoba mengeluarkan ide
mereka dengan hasil tulisan tentang,” Bunga Anggrek Ungu.”
Banyak peserta yang langsung menulis dengan antusias
dan mengirimkan hasil tulisannya di WA grup. Namun Penulis belum mampu untuk mengikutinya dengan baik.
Akhirnya
pertemuan memasuki sesi tanya jawab yang memang saat-saat yang ditunggu oleh
semua peserta untuk bisa
menyampaikan keingintahuaan mereka
tentang apa yang bisa membuat kita mendapatkan ide-ide yang fantastik untuk
ditulis menjadi sebuah buku sederhana dan yang menjadi impian seorang penulis
tentulah hasil tulisan bukunya menjadi
best seller. Dan kesimpulan yang Penulis bisa ambil dari pembahasan tanya jawab
pertemuan malam ini adalah sebagai berikut :
1. Menulislah
dulu baru ide-ide akan muncul dan berdatangan di kepala kita.
2. Banyaklah
membaca dan berlatihlah terus menulis, jangan berhenti. Dengan sering membaca
hasil tulisan orang lain maka membuat kita makin terarah dalam menulis.
3. Menulis
adalah sebuah keterampilan atau skill yang harus selalu diasah dan dipraktekkan
karena menulis bukanlah bakat.
4. Menulis dapat
dilakukan kapanpun dengan menggunakan sarana smartphone dimanapun kita berada.
5. Menulis
membutuhkan kemauan dan tekad yang kuat, komitmen dan tetap konsisten.
Malam ini
menjadi malam penentu untuk langkah Penulis agar sukses di gelombang 25 ini.
Seperti pesan Om
Jay “Menulislah setiap hari dan lihat serta rasakan
keajaiban apa yang akan terjadi”
Penulis juga
masih hapal dengan apa yang disampaikan oleh moderator handal pertemuan malam ini yang juga seorang penulis
dan kurator hebat, Dail Ma’ruf di chat zoom meeting “Opening Ceremony” malam
minggu tanggal 14 Mei kemaren yaitu :
1. Menulis
adalah suatu cara untuk berbicara, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk
menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan
disanalah harga kreatifitas
ditimbang-timbang ( Seno Gumira Ajidarma )
2. Orang boleh
pandai setinggi langit tapi selama ia tidak menulis ia akan hilang dari masyarakat dan dari
sejarah.
Menulis adalah bekerja untuk keabadian (
Pramoedya Ananta Toer )
Hangtuah Permai,
180522


Keren banget tulisanya
BalasHapusTerimakasih.
HapusMasih belajar.
Wooh luar biasa, ayo tetap semangat
BalasHapusMantul Pak resumenya
BalasHapusSemangat terus yaaaa
BalasHapusKeren resumenya, semangat.
BalasHapusSemangat, mantap resumenya. Salam literasi
BalasHapusMantul ibi ... 👍🏻👍🏻
BalasHapusIde menulis dari mana-mana. Dengan menulis kita akan abadi. Resume yang bagus bisa memudahkan saat dikelas menjadi buku. Semangat terus untuk menulis.
BalasHapusLengkap sekali resumenya
BalasHapusKeren...tulisannya semangat untuk menulis. Salam sehat dan sukses
BalasHapus